09.03.2017 07:04 - dalam: Serie A S

      #JuveMilan: Para penentu kemenangan 

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Menjelang pertandingan Jumat melawan Milan, Juventus.com melihat kembali lima pemain yang telah mencatatkan nama mereka di salah satu pertandingan terbesar sepak bola Italia
      GIAMPIERO BONIPERTI

      Seperti sebuah kebetulan, Juventus vs Milan adalah pertandingan pertama Giampiero Boniperti untuk Bianconeri pada 2 Maret 1947.

      Meskipun pergerakannya sangat cepat, sang striker predator gagal mencetak gol pada hari itu dalam kekalahan Juve 2-1, ia tidak perlu menunggu lama untuk membuka rekening golnya melawan Rossoneri. Pada bulan Mei tahun berikutnya, musim penuh pertamanya berseragam hitam putih, Giampiero mencetak gol pada menit ke-56 untuk membantu mereka mengamankan skor 2-1 kali ini untuk kemenangan klub asal kota Turin.

      Itu tidak hanya tentang semua gol dan kemenangan bagi Boniperti, bagaimanapun. Dia harus bertahan dalam jangka waktu empat tahun untuk kembali mencetak gol dalam duel klasik tersebut, di mana Bianconeri menderita kekalahan kandang 7-1 pada saat itu.

      Sama seperti Nyonya Tua, Giampiero menunjukkan bahwa dia sangat tegar dan sepatutnya menghidupkan kembali performa terbaik saat melawan Milan, mencetak gol dalam kemenangan penting 3-1 dalam perjalanan mereka meraih gelar scudetto pada tahun 1952.

      Boniperti memastikan kemenangan 3-1 atas Milan pada 15 Mei 1960

      Dia tidak pernah melihat ke belakang, selalu memenuhi sepatunya dengan sebuah gol menjelang akhir karirnya untuk menjadi menjadi pencetak gol terbanyak bersama Felice Borel dalam jadwal pertandingan terbesar di sepak bola Italia dengan catatan sembilan gol untuk namanya.

      ALESSANDRO DEL PIERO

      Salah satu pemain dengan jumlah penampilan terbanyak dalam duel klasik ini, sejarah Juventus vs Milan akan sangat berbeda tanpa keterlibatan Alessandro Del Piero.

      Mantan ikon nomor 10 Juve mencetak tujuh gol dalam 25 pertandingan Serie A melawan Rossoneri, termasuk pertandingan pertamanya di San Siro pada bulan Oktober 1995.

      Ia sangat mematikan dari situasi bola mati, Alex mencuri perhatian di Stadion Delle Alpi pada bulan Maret 1998, penaltinya pada babak pertama dan tendangan bebasnya dari jarak jauh membantu pasukan Marcello Lippi meraih kemenangan 4-1.

      Del Piero sangat bisa dihandalkan ketika mengambil bola mati dan Ia sering membuktikan itu melawan Milan, Ia sukses mencetak gol dari titik 11 meter pada bulan Desember 2001 dan 2008.

      Dia juga meninggalkan jejaknya dengan sebuah gol berharga dari permainan terbuka, gol yang menjadi penentu kemenangan di San Siro pada tahun 2010.

      GIANLUIGI BUFFON

      Nama pertama pada tim Juventus, tapi yang terakhir yang ingin dilihat oleh pemain dan pendukung Milan!

      Di era modern (dari musim 1993-1994 dan seterusnya), tidak ada pemain dari kedua tim yang telah meraih kemenangan lebih banyak dalam duel ini daripada Gianluigi Buffon yang telah mencatatkan 12 kemenangan dan unggul jauh atas legenda Milan Gennaro Gattuso (tujuh).

      MAURO CAMORANESI

      Mauro Camoranesi akan selalu memiliki tempat di hati penggemar Juventus untuk kinerjanya di lini sayap dan kecintaannya dalam warna Bianconeri.

      Camoranesi adalah kombinasi antara kelas dan kreativitas, tidak jarang ia menunjukkan hal itu saat melawan Milan. Tiga assist dalam duel klasik ini adalah yang terbanyak dari pemain Juve lainnya sejak musim 2004/05 - bukti bahwa Ia tidak hanya mementingkan diri, tapi mata elang untuk memberikan umpan terobosan.

      Lihatlah bagaimana ia membuka ruang lini belakang Rossoneri pada bulan April 2008 saat mengirimkan umpan untuk Del Piero:

      CLAUDIO MARCHISIO

      Jika Anda ingin melihat salah satu penampilan terbaik Claudio Marchisio dengan Juventus, membuka kembali perayaan yang tak terhitung jumlahnya, Anda pastikan untuk duduk kembali, menikmati dan meyaksikan dua golnya melawan Milan pada Oktober 2011, dwigol pertamanya untuk Bianconeri serta kemenangan perdananya atas rival bersejarah mereka di Juventus Stadium.

      Ditugaskan untuk lebih jauh ke depan seperti tahun-tahun sebelumnya nya, principino memainkan kerjasama umpan satu-dua dengan Mirko Vucinic untuk memecah lini belakang Rossoneri untuk mencetak gol pembuka pada hari itu.

      Dan ia kemudian melanjutkan untuk menaklukkan Christian Abbiati dengan tendangan keras dari jarak jauh untuk mencetak gol keduanya malam itu.

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK