08.07.2017 11:00 - dalam: Serie A S

      #LE6END Rewind: Bologna 1-2 Juve

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Tandukan meluncur Moise Kean membuat Juventus mengakhiri musim Serie A yang legendaris dengan cara yang manis dengan menang di markas Bologna.

      Juventus mengakhiri musim 2016/17 yang legendaris dengan cara yang manis dengan menang 2-1 di penghujung laga atas Bologna di Stadio Renato Dell’Ara berkat gol-gol dari Paulo Dybala dan Moise Kean, gol perdana sang pemain muda untuk tim senior di ajang Serie A.

      Bianconeri mungkin kurang beruntung tertinggal lebih dulu oleh gol melengkung nan spektakuler yang dilepaskan kaki kanan Saphir Taider tak lama setelah jeda turun minum namun Juve kemudian segera membalas berkat dominasi mereka ketika Dybala menghujamkan bol dari jarak dekat menyambut bola muntah dan Kean membelokkan tendangan bebas Miralem Pjanic ke pojok gawang sekaligus sebagai tendangan terakhir pada laga ini.

      Meski membuka pertandingan dengan penguasaan bola hampir tanpa tersela selama 10 menit penuh, anak asuh Massimiliano Allegri nampaknya harus menunggu masuknya pemain berusia 17 tahun itu yang berbuah dramatis karena mereka tidak mampu memanfaatkan peluang-peluang di babak pertama di wilayah Bologna.

      Bersama dengan Emil Audero yang melakukan debutnya di bawah mistar gawang, Juve mengawali laga dengan baik, segera menguasai pertandingan atas lawan mereka yang bersemangat, gol Stefano Sturaro dianulir karena offside dan Gonzalo Higuain memaksakan sebuah penyelamatan cerdik dari kiper tuan rumah Angelo Da Costa.

      Tim tamu mungkin kurang beruntung, tertinggal pada tujuh menit sebelum jeda paruh waktu, Saphir Tadier melepaskan sebuah tendangan melengkung yang keras ke pojok atas gawang dari pinggir kotak penalti; tak ada yang bisa dilakukan sang debutan, Audero.

      Tapi Bianconeri membalas dengan gol penyeimbang 20 menit sebelum laga berakhir lewat Dybala. Sebuah tepisan oleh Da Costa menggagalkan tendangan mendatar cantik sang pemuda Argentina pada peluang sebelumnya tapi La Joya memastikan dirinya tak akan gagal lagi untuk kedua kalinya, menghujamkan bola menjadi gol dari jarak dekat setelah menyambut bola liar untuk menyamakan skor.

      Saat laga tersisa 12 menit, masuklah pemain didikan Akademi muda Juventus, Kean, dan nasib menggorekan bahwa sang anak muda mengakhiri sepakan bebas sesama pemain pengganti, Miralem Pjanic, menampilkan insting membunuhnya untuk mengarahkan tandukan meluncurnya masuk ke tiang jauh sekaligus sebagai tendangan terakhir laga ini.

      APA KATA MEREKA

      “Ini adalah impian setiap pemain berusia 17 tahun untuk mencetak gol buat klub besar seperti Juventus. Rasanya luar biasa tapi saya tahu saya harus merendahkan diri karena ini baru permulaan.”

      Moise Kean

      “Saya puas melakukan sebut saya. Setelah sembilan tahun di sini, budaya dan etos kerja Juventus adalah bagian dari diri saya.”

      Emil Audero
      FOTO-FOTO TERBAIK
      KLASEMEN LIGA
      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK