28.01.2017 13:30 - dalam: Serie A S

    #SassuoloJuve: Nama-nama dan angka-angka kunci

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Juventus mengunjungi markas Sassuolo, Mapei Stadium, untuk mencari kemenangan liga ke-17 mereka dalam 21 pertandingan. Berikut segala sesuatu yang perlu anda ketahui sebelum pertandingan hari Minggu
    PERFORMA UNTUK LAGA HARI MINGGU

    Sejarah Juventus dan Sassuolo di Serie A adalah salah satu yang paling singkat tapi juga merupakan salah satu yang dikemas dengan penuh drama dan tetap penting.

    Kekalahan 1-0 musim lalu di Reggio Emilia telah diyakini oleh banyak orang sebagai titik balik dalam gelombang mengejutkan Bianconeri untuk meraih Scudetto dan kekalahan tersebut menjadi satu-satunya noda Bianconeri dalam beberapa pertemuan mereka sejauh ini, lima kemenangan dan satu kekalahan dalam enam pertarungan di liga. 

    Dua gol Gonzalo Higuain memastikan kemenangan di Juventus Stadium pada bulan September

    Hasilnya, tidak ada tim yang telah mengalahkan Sassuolo lebih dari Juve di kancah tertinggi sepak bola Italia dan anak asuhan Massimiliano Allegri yakin akan melanjutkan rekor tersebut di Mapei Stadium pada Minggu sore.

    Kemenangan 3-1 pada bulan September di Juventus Stadium adalah yang ketiga dari 16 kemenangan liga sejauh ini untuk sang pemimpin klasemen yang saat ini unggul satu poin dari Roma dengan 48 poin, Juve memiliki keunggulan satu pertandingan.

    Sassuolo menjadi sorotan musim lalu dengan mengakhiri musim di urutan keenam dengan sangat mengesankan, cukup untuk mengamankan tempat di Liga Europa, namun mereka sekarang tengah berjuang keras untuk mengulang prestasi musim lalu.

    Tim asuhan Eusebio Di Francesco saat ini berada di posisi 14 dengan 24 poin, tujuh di antaranya mereka dapatkan dalam tiga pertandingan terakhir mereka. Sebelum itu, Neroverdi telah mengumpulkan hanya lima poin dari kemungkinan 30.

    Kedua tim kemudian besok akan berjuang untuk meraih kemenangan dan harus ada hasil menentukan di Mapei, Juventus ingin mencatatkan rekor baru di Serie A dengan pertandingan berturut-turut tanpa hasil imbang (saat ini 32).

    Memang hitam dan putih. 

    ANGKA-ANGKA

    Tembakan yang tajam dan serangan balik cepat menjadi kekuatan dari Sassuolo untuk merebut posisi enam teratas musim lalu dan setidaknya satu unsur yang tetap tahun ini: hanya Cagliari (18%) yang memiliki tembakan ke gawang yang lebih tinggi dari anak asuhan Di Francesco (17,7%), sebuah angka yang bahkan lebih tinggi dimana mereka mengenai tiang sebanyak sembilan kali, total yang lebih dari ini hanya Sampdoria. 

    Masalah yang lebih besar untuk tuan rumah pada Minggu ini dapat ditemukan di lini belakang, di mana mereka telah kebobolan setidaknya dari 14 tembakan dalam 13 pertandingan terakhir mereka di liga; sesuatu yang hanya terjadi dua kali untuk Juventus.

    Awal yang luar biasa bisa menjadi kunci untuk tim tamu. Dengan sembilan gol di 15 menit pertama pertandingan sejauh musim ini, tidak ada tim yang lebih agresif sejak menit awal seperti Juve, sedangkan sebaliknya hal itu adalah masalah besar untuk Sassuolo, yang telah kebobolan delapan gol dalam periode yang sama, tertinggi di liga. 

    Setelah unggul, Si Nyonya Tua tidak akan memberikan kesempatan kedua, mereka telah memenangkan 16 dari 17 pertandingan sejauh musim ini ketika mereka unggul lebih dulu, memegang keuntungan untuk total selama 860 menit, rekor di kancah tertinggi sepakbola Italia.

    Keunggulan Sassuolo terlebih dahulu di sisi lain tidak memiliki efek yang sama sejauh ini: Pasukan Reggio Emilia telah mengalami kekalahan sebanyak empat kali dari posisi unggul terlebih dahulu, rekor yang tidak diinginkan bersama dengan Palermo. 

    PEMAIN KUNCI

    Akan ada wajah-wajah yang tidak asing pada laga besok sore, dengan Alessandro Matri (27 gol dalam 74 penampilan), Federico Peluso dan Alberto Aquilani siap untuk menghadapi mantan tim mereka. Bek sayap Pol Lirola, pinjaman dari Juventus, memulai musim debutnya di Serie A dengan istimewa tetapi Ia akan melewatkan pertandingan Minggu ini karena cedera.

    Alessandro Matri mencetak gol dengan rasio satu gol tiap tiga laga

    Dalam diri Matri, Sassuolo dapat mengandalkan salah satu penyerang yang sedang dalam performa terbaik di Serie A, pemain veteran Italia telah mencetak empat gol dalam dua pertandingan, secara beruntun gol-gol Sassuolo didorong oleh kembalinya bintang muda Neroverdi, Domenico Berardi. Dua assist dalam pertandingan terakhirnya membuat pemain timnas Italia U-21 mendekati kebugaran penuh setelah beberapa bulan mengalami cedera. 

    Urusan pencetak gol, ada satu nama dalam beberapa pekan yang berbeda untuk Juventus. Gonzalo Higuain yang mencetak dua gol di pertemuan pertama, gol pertama saat melakukan sepakan datar ke arah gawang Sassuolo, dan yang kedua adalah tendangan gunting yang luar biasa, gol yang mengunci poin penuh untuk timnya pada bulan September lalu dan bomber Argentina akan lebih lapar pada akhir pekan ini.

    Higuain adalah pemain Juve pertama sejak David Trezeguet (2005) yang mencetak gol dalam lima pertandingan liga berturut-turut, legenda asal Prancis melakukannya dalam sembilan pertandingan berturut-turut. Dari 30 tembakan atau lebih musim ini, Pipita memiliki tingkat konversi tertinggi (31,1%). 

    Menghentikan Gonzalo hanya satu bagian dari masalah bagaimanapun juga. Paulo Dybala memiliki dua gol atas namanya di tiga laga terakhir dan akan mencoba mencetak gol tandang pertamanya sejak kemenangan 3-1 bulan Oktober atas Empoli.

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK