16.10.2017 13:00 - dalam: Tim S

      12 Tahun Giorgio Chiellini

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      442 penampilan, 34 gol, 12 gelar, satu Giorgio Chiellini. Sang ‘King Kong’ melihat kembali masa-masa tak terlupakan dalam karirnya bersama Bianconeri sampai sejauh ini.
      14 OKTOBER 2005: DEBUT JUVENTUS

      “Saya penuh emosi pada hari itu. Saya tiba dua bulan sebelumya, tapi – seperti yang terjadi pada para pemain muda yang tiba di klub ini – saya perlu sedikit waktu untuk menyesuaikan diri dengan sebuah tim yang dijejali oleh para juara.”

      “Pikirkan saja bahwa pada pertandingan itu, saya masuk menggantikan pemenang Ballon d’Or dan Wakil Presiden Juventus saat ini, Pavel Nedved. Ketika anda bergabung dengan klub ini, anda seperti dilempar ke sebuah lingkungan yang sama sekali berbeda dan awalnya itu bisa menjadi berat. Namun secara bertahap saya berhasil mendapat sebuah tempat di dalam tim.”

      6 MEI 2012: YANG PERTAMA DARI ENAM SCUDETTI BERUNTUN

      “Perasaan yang saya rasakan pada malam itu di Trieste sungguh luar biasa dalam hal intensitasnya, karena kekalahan di Liga Champions di Berlin dan Cardiff begitu menyakitkan.”

      “Saat itu adalah momen yang sangat indah di tahun yang luar biasa dimana kami menggusur Milan di klasemen dan mengakhiri musim tanpa terkalahkan.”

      “Kenikmatan yang membuncah saat peluit panjang dibunyikan adalah salah satu momen paling hebat yang pernah saya alami.”

      20 MEI 2015: GOL DAN JUARA PIALA SEBAGAI KAPTEN

      “Final Piala Italia melawan Lazio saat itu adalah sebuah laga yang benar-benar istimewa karena saya mencetak gol pembuka dan mendedikasikan gol tersebut kepada anak perempuan saya, yang lahir hanya beberapa bulan kemudian.”

      “Itu adalah kali pertama saya meraih prestasi dengan mengenakan ban kapten dan hal itu juga berarti besar buat saya. Itu juga adalah trofi pertama dari tiga musim beruntun dengan meraih juara ganda – awal dari sebuah pencapaian luar biasa yang kami impikan pada saat itu.”

      “pada tahun 2015 dan 2017, kami juga hampir meraih tiga gelar, dan ketika orang mengingatnya lagi, masih ada kekecewaan karena gagal. Meski begitu, kami juga menyadari fakta bahwa kami mencapai sesuatu yang benar-benar spesial.”

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK