15.02.2017 17:00 - dalam: Serie A S

    Dybala prima untuk Palermo dan Porto

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Paulo Dybala menatap reuni dengan mantan timnya Palermo dan pertandingan penting di Liga Champions menghadapi Porto di Portugal pada Rabu pekan depan

    Dengan kunjungan Palermo pada dua hari mendatang dan diikuti dengan perjalanan ke Porto tak lama setelah itu untuk berlaga di putaran pertama babak 16 besar Liga Champions, siapa yang lebih baik untuk berbicara dibandingkan dengan Paulo Dybala?

    Bagaimanapun juga, debut bintang Argentina di Serie A dalam balutan seragam pink dan hitam Palermo dua tahun lalu lah menarik perhatian si Nyonya Tua dan ia sekarang menjadi tumpuan harapan di Eropa yang bergantung secara signifikan pada performa pemain berusia 22 tahun tersebut dalam dua putaran dari babak 16 besar UCL pertemuan mereka dengan Porto.

    Membahas masa lalunya Sisilia, pertandingan Liga Champions pekan depan, sistem baru dan lebih banyak lagi, semua dirangkum dalam wawancara dengan kamera Sky dan Mediaset sore ini, Dybala yang prima untuk paruh kedua yang kritis musim ini. 

    REUNI ROSANERO

    “Bermain melawan Palermo selalu istimewa. Saya menghabiskan tiga tahun yang brilian di Sisilia dimana saya membuat begitu banyak teman dan begitu banyak kenangan. 

    “Saya masih berhubungan dengan rekan-rekan lama saya, fisioterapi dan staf klub. Orang-orang masih memanggil saya "Picciriddu" (The Kid), sebuah nama yang diberikan kepada saya di Palermo. Berdiri di sisi lain dari garis itu tidak pernah mudah tapi saya adalah pemain Juventus dan saya akan memberikan segalanya untuk membantu kami memenangkan pertandingan. Jika saya mencetak gol, saya tidak akan melakukan selebrasi sebagai penghormatan.” 

    SISTEM BARU, TANGGUNG JAWAB BARU 

    “Bos telah memberi kami para pemain depan tanggung jawab yang besar; dalam sistem ini kita perlu cepat kembali ke jalur permainan dan mempertahankan skor serta menciptakan gol sehingga kita tidak terjebak pada serangan balik. Bentuk kami saat ini mungkin memberi saya lebih sedikit ruang untuk bekerja dari sebelumnya, terutama ketika kami datang melawan tim yang menumpuk lini tengah mereka, tapi itu dikompensasi oleh pilihan yang kita miliki di garis sepertiga akhir.

    “Kami memainkan beberapa laga yang baik pada saat ini; kami berada di kaki terdepan dan itu sesuai dengan gaya yang saya sukai. Permainan saya tumbuh dan saya belajar bermain lebih dalam untuk menerima bola lebih awal dan mempengaruhi permainan sebanyak yang saya bisa. Saya tidak mencetak gol setiap saat tapi saya pikir itu juga karena nasib buruk saya, dari blok saat menghadapi Crotone serta tendangan yang membentur mistar gawang saat melawan Inter. 

    “Gol atau tidak, saya senang dengan kemajuan saya, saya bermain untuk tim dan melakukan apa yang bos minta pada saya.” 

    “PERGANTIAN DI SASSUOLO? SEBUAH KESALAHPAHAMAN” 

    “Saya sangat buruk di Reggio Emilia (selama pertandingan melawan Sassuolo) dan itu adalah sesuatu yang tidak akan terjadi lagi.

    “Saya tahu bahwa tidak ada waktu dan ruang untuk jenis perilaku seperti itu dan saya melakukan kesalahan yang dengan cepat diselesaikan di ruang ganti setelahnya.” 

    ALLEGRI: “PEMENANG BALLON D'OR DI MASA DEPAN.” 

    “Itu adalah pedang bermata dua: pujian seperti itu sangat hebat untuk didengar tetapi juga membawa sedikit tekanan. Saya menganggapnya sebagai tanda kepercayaan pada saya dan saya berharap dia benar!

    PERTAMA PALERMO, KEMUDIAN PORTO 

    “Menjadi bagian dari Liga Champions dan mendengar lagu UCL adalah perasaan yang luar biasa. Semua harus ditanggapi dengan serius pada tahap ini di kompetisi dan kita semua melihat apa yang dilakukan PSG pada Barcelona tadi malam. 

    “Mulai sekarang, setiap pertandingan akan membutuhkan fokus mutlak kami dan menghormati siapa pun lawan kami yang datang. Pikiran kami sepenuhnya tertuju pada hari Jumat untuk Palermo tapi kami akan siap untuk melangkah setelah pertandingan. Alex Sandro telah memberitahukan kami banyak hal tentang gairah pendukung Porto sehingga kami tahu bahwa kami akan berada pada malam yang sulit di sana.” 

    “MAKIN DEKAT DENGAN PERPANJANGAN KONTRAK” 

    “Kami dekat dengan kesepakatan, pastinya. Agen saya sudah berencana untuk tiba di Italia dari Argentina dalam beberapa hari ke depan untuk menyelesaikan rincian dengan Marotta. Hanya itu yang terlewatkan, saya tidak bisa menekankan betapa kuat ketertarikan itu pada diri saya.” 

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK