28.02.2017 23:30 - dalam: Coppa Italia S

    Gebrakan di babak kedua membuat Juve berkuasa

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Juventus membalikkan keadaan untuk mengalahkan Napoli 3-1 dan menapakkan satu kakinya lebih dulu di babak semifinal Piala Italia yang dilaksanakan dalam dua putaran.

    Salah satu dari aksi terbaik di babak kedua musim ini membawa Juventus satu langkah lebih dekat ke final Piala Italia pada Selasa malam (Rabu dini hari 1/3 WIB) setelah dua penalti dari Paulo Dybala dan sebuah penyelesaian manis dari Gonzalo Higuain menghasilkan kemenangan hebat 3-1 di putaran pertama semifinal Piala Italia atas Napoli di Juventus Stadium.

    Tertinggal lebih dulu oleh gol tendangan jarak dekat Jose Callejon di pertengahan babak pertama yang cukup mengecewakan, pemuncak klasemen Serie A kembali bangkit dengan manis setelah jeda turun minum, menaklukkan tamu mereka yang bermain impresif dengan tiga gol dalam jangka waktu 22 menit.

    Mengawali laga dengan kepercayaan diri sebuah tim yang telah memenangkan setiap laga dari 34 laga kandang baik di liga maupun di Piala Italia, tuan rumah terlebih dahulu mendaratkan peluang berharga pertama pada pertandingan ini, Paulo Dybala menyambut umpan jauh Leonardo Bonucci yang melintasi lapangan namun upayanya digagalkan Pepe Reina yang maju ke depan.

    Beberapa saat kemudian, tandukan Mario Mandzukic menyambut bola dari sebuah sepak pojok melenceng tak jauh di atas mistar setelah membentur tubuh pemain lawan dan lesatan Kwadwo Asamoah dengan sepakan setengah voli melebar setelah tendangan bebas Miralem Pjanic terhadang oleh pagar betis Napoli.

    Di lain pihak beberapa peluang datang silih berganti buat Napoli, tim tamu yang begitu hidup dua kali menguji gerak refleks Neto dari jarak jauh, pertama melalui Marek Hamsik dan kemudian Marko Rog.

    Kemudian, beberapa saat setelah Higuain melepaskan tendangan keras yang hanya sedikit melambung ke atas mistar gawang lawan setelah kerjasama yang cantik dengan Kwadwo Asamoah, tim asuhan Maurizio Sarri membungkam publik Juventus Stadium untuk meraih keunggulan untuk sementara berkat sodoran Callejon dari umpan silang mendatar Lorenzo Insigne.

    Meski intensitas tinggi terjadi menjelang turun minum, pasukan Massimiliano Allegri benar-benar sedang tidak beruntung karena tidak mampu menyamakan kedudukan saat memasuki ruang ganti sebab peluang-peluang yang didapat Mario Mandzukic dan Stephan Lichtsteiner digagalkan oleh Reina pada tambahan waktu babak pertama.

    Mengingat hasil skornya, peluang yang datang bertubui-tubi tidak banyak memberi pengaruh.

    Meski demikian, Allegri menurunkan timnya lebih dulu untuk melakoni babak kedua sebelum lawan-lawan mereka masuk lapangan dan tindakan tersebut rupanya memberi efek sebab Bianconeri langsung menggebrak saat memulai kembali pertandingan, Paulo Dybala melesakkan gol penalti yang ia menangkan sendiri.

    Tiba-tiba Juve seperti hidup kembali – dilecut dengan masuknya Juan Cuadrado dari bangku cadangan – mengalahkan Napoli dalam penguasaan bola dan operan-operan bola mereka hanya mengalir di lini serang. Hasilnya Sami Khedira dan Higuain mendapat peluang namun gagal menguji Reina setelah melakukan pergerakan cepat ke dalam kotak penalti. Karena lini bertahan tim tamu mulai retak, hanya soal waktu sebelum Juventus mencetak gol lagi.

    Benar saja, dua kesalahan fatal dari kiper tim tamu, Reina – yang hanya mampu mengawal timnya pada pertandingan ini hanya sampai pada titik ini – memberi kesempatan bagi Sang Nyonya Tua. Pada menit ke-65, pria Spanyol itu meninggalkan gawangnya tanpa terkawal, kesempatan bagi Higuain untuk melepas tendangan voli berbuah gol setelah menyambut sepak pojok Pjanic sebelum kemudian Reina secara ilegal menjegal gerakan lari cepat Cuadrado dari belakang ketika menyerang balik. Dybala sekali lagi tak tertahankan dari titik putih.

    Tiga gol dalam 22 menit di babak kedua. Juventus pun terbang, Napoli pun terhuyung-huyung.

    Khedira kemudian menyaksikan tembakannya dari jarak dekat dihadang oleh Kalidou Koulibaly ketika tuan rumah yang merajalela hampir menambahkan gol keempat tapi tiga gol lebih dari cukup pada laga tersebut karena juara Piala Italia 11 kali mengambil langkah maju menuju final Piala Italia lagi di Roma nanti.

    Kita akan kembali berlaga di Naples pada 5 April mendatang.

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK