27.01.2017 12:00 - dalam: Serie A S

    Kisah-kisah #SassuoloJuve

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Tiga pertemuan, tiap laga memiliki kisah yang berbeda dan bahkan menentukan musim secara keseluruhan. Juventus.com mengisahkan kembali pertemuan-pertemuan Bianconeri sebelumnya saat bertandang ke Sassuolo
    LANGKAH BESAR MENUJU SCUDETTO

    28/04/2014: perjalanan pertama Juventus ke Sassuolo akan dikenang untuk beberapa alasan: kebangkitan meyakinkan dari tertinggal 1-0 menjadi kemenangan 3-1, kualitas tak terbantahkan dari tiap gol yang tercipta malam itu, dan yang terpenting, tiga poin yang memastikan gelar Scudetto ketiga berturut-turut bagi sang Nyonya Tua.

    Setelah gol pembuka Simone Zaza di menit ke-9 bagi tuan rumah, Carlos Tevez menyamakan kedudukan bagi pasukan Antonio Conte sebelum jeda dengan gol keras dari luar area kotak penalti dan Bianconeri menjadi tak terkejar di babak kedua berkat gol dari Claudio Marchisio dan Fernando Llorente, yang terakhir mencetak gol unik dengan tendangan menggunakan tumit, yang dapat anda nikmati dengan melihat cuplikan pertandingan di bawah ini.

    Kemenangan ini, bersamaan dengan kekalahan Roma atas Catania di pekan selanjutnya, memastikan gelar Serie A ketiga selama tiga musim berturut-turut – yang ke-32 secara keseluruhan.

    POGBA DAPATKAN SATU POIN

    Kurang dari enam bulan setelah kesuksesan pertama mereka di Sassuolo, Bianconeri kembali ke Mapei Stadium, berusaha untuk melanjutkan awal yang kuat di musim 2014/15 – musim pertama Massimiliano Allegri sebagai pelatih Juve.

    Sama seperti yang terjadi di pertemuan sebelumnya, Zaza – yang akan bergabung dengan Juventus di musim panas beikutnya – membuka skor dengan penyelesaian baik pada menit 13.

    Respon tim tamu, akan tetapi, sangat cepat dan indah, Paul Pogba melepaskan tendangan dengan kaki kanannya dari luar kotak penalti, bola melesak menuju sudut jauh gawang.

    Sisa laga selanjutnya akan ditentukan oleh kiper Sassuolo Andrea Consigli, yang memberikan penampilan hebat di antara tiang gawang untuk menjaga peluang-peluang dari Stephan Lichtsteiner, Carlos Tevez dan dua peluang lagi dari Pogba.

    Skor akhir adalah 1-1, namun tidak terlalu diinginkan, karena rekor kemenangan 100% Juve akhirnya usai.

    TITIK BALIK

    Tiap tahun, selalu ada satu atau dua laga yang akan mengubah musim dari klub dan di 2015/16, tanpa diragukan, adalah kekalahan 1-0 Juve atas Sassuolo pada 28 Oktober 2015.

    Kekalahan itu, yang ditentukan oleh tendangan bebas Nicola Sansone di menit ke-20, membuat Bianconeri hanya meraih 12 poin dari 10 laga, membuat Gianluigi Buffon dan Patrice Evra harus memberikan semangat pada tim saat laga usai.

    Responnya? Dua puluh lima kemenangan dan satu hasil imbang di 26 laga selanjutnya. Selebihnya, seperti yang mereka katakan, #Hi5tory!

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK