24.10.2017 12:30 - dalam: Serie A S

    Pratinjau Laga Juventus Vs Spal

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Juventus menjamu SPAL untuk kali pertama di Serie A sejak 1968 pada Kamis dini hari nanti di Allianz Stadium.

    Ini merupakan kejadian langka pada Kamis dini hari nanti (26/10) di Allianz Stadium ketika Juventus menjamu SPAL untuk pertama kalinya secara kompetitif dalam 44 tahun (2 September 1973 kemenangan 5-0 buat Bianconeri di Piala Italia) dan untuk pertama kalinya di Serie A dalam 49 tahun (12 Mei 1968, sebuah kemenangan 1-0 Bianconeri lewat gol Zigoni).

    Berikut segala yang diperlukan untuk mempersiapkan anda sebelum menyaksikan laga Kamis dini hari nanti yang dijadwalkan dimulai pukul 01.45 WIB.

    DUA KEMENANGAN BERUNTUN

    Setelah kekalahan mengejutkan dari Lazio hampir dua minggu yang lalu, Juventus kembali bangkit dengan cara yang menarik yakni sebuah kemenangan krusial 2-1 di ajang Liga Champions Eropa atas Sporting CP yang disusul kemudian oleh kemenangan luar biasa 6-2 pada Minggu malam lalu atas Udinese.

    Juve mencetak enam gol di kandang lawan di ajang liga untuk pertama kalinya sejak November 2012 pada Minggu malam yang lalu bersama Sami Khedira yang menorehkan trigol profesional pertamanya. Daniele Rugani menambahkan sebuah gol dan satu umpan berbuah gol sekembalinya dirinya ke jajaran pemain utama. Bianconeri pun membuat suatu pernyataan kuat soal kesungguhannya kepada seluruh lawan di liga.

    Dengan kemenangan tersebut, Juve kini bertengger di klasemen dengan satu poin tertinggal dari Inter yang akan bertanding pada Rabu dini hari melawan Sampdoria, sementara Bianconeri berada di belakang Napoli dengan selisih tiga poin yang berada di puncak klasemen.

    SPAL KEMBALI KE LIGA UTAMA

    SPAL menuju ke Allianz Stadium untuk pertama kalinya pada Kamis dini hari nanti sekembalinya klub asal Ferrara itu ke Serie A sebagai musim pertama sejak 1968. Itu merupakan kiprah yang jelas luar biasa bagi SPAL yang dulunya berlaga di Lega Pro pada musim 2014-15 sebelum kemudian mengamankan satu tempat di Serie B untuk musim 2016-17. SPAL hanya perlu waktu satu musim untuk mendapatkan promosi ke kasta tertinggi.

    Seperti sudah diduga, musim ini mudah bagi SPAL di Serie A yang meraih lima poin dari sembilan pertandingan yang saat ini menempatkan Biancazzurri di tempat ke-19 di papan klasemen.

    SPAL memanaskan suasana dengan meraih satu poin saat bertandang ke markas Lazio pada pekan pembuka musim sebelum mengalahkan Udinese 3-2 dalam laga kandang pertama mereka. Akan tetapi, sejak pekan kedua, SPAL hanya meraih satu poin dari tujuh laga.

    Mungkin nama paling dikenal dalam pasukan SPAL adalah pemain depan Marco Boriello yang telah mendapatkan banyak kesempatan turun bermain untuk Tim Nasional Italia dan menghabiskan waktu singkat di Juventus pada tahun 2012. Mantan pemain depan Tim Nasional muda Italia, Alberto Paloschi, juga berperan penting.

    STATISTIK PERTANDINGAN #JUVESPAL

    Juventus menang 20 kali, kalah 1 kali dan imbang 11 kali dalam 32 pertemuan dengan SPAL sepanjang masa. Kemenangan satu-satunya untuk SPAL terjadi pada tahun 1957.

    Juventus berhasil mencetak gol dalam 38 laga Serie A secara berturut-turut, hanya terpaut lima gol dari rekor 43 yang dibuat Bianconeri antara Februari 2013 hingga Maret 2014.

    Juventus menang dalam 27 dari 28 laga dimana Daniele Rugani turun sebagai pemain utama (kekalahan satu-satunya pada tahun 2016 dari Verona).

    Gonzalo Higuain sudah menyumbangkan tiga umpan berbuah gol musim ini, menyamai seluruh total umpannya sendiri pada musim lalu dan satu umpan lebih banyak dari musim 2015/16. Dirinya saat ini telah mengumpulkan 98 gol di Serie A.

    Hanya Edin Dzeko (tiga) yang peluangnya mengenai tiang gawang lebih banyak di Serie A daripada Paulo Dybala dan Higuain (dua).

    Juve telah mencetak 10 gol pada setengah jam pertama laga-laga musim ini, lebih banyak tiga gol dari tim Serie A manapun. Demikianlah statistik Juve saat memimpin liga pada musim yang lalu.

    SPAL adalah salah satu dari dua tim bersama Benevento yang tidak memiliki seorang pemain pun yang mencetak dua gol di liga musim ini.

    Share with:
    • 1
    • 3
    • 2
    Information on the use of cookies
    This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
    If you want to know more about our cookie policy click here.
    By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
    OK