03.11.2018 23:30 - dalam: Serie A S

      Dybala dan Cuadrado cetak gol ke gawang Cagliari

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Juve menang 3-1 berkat gol-gol oleh sang pemain Argentina dan Kolombia di awal dan penghujung pertandingan, bersama dengan gol penyeimbang Joao Pedro dan gol bunuh diri Bradaric di antara keduanya.

      Juve meneruskan performa beringasnya di awal musim dengan memetik tiga poin lagi atas Cagliari yang menghasilkan 31 dari kemungkinan 33 poin.

      Gol pembuka Paulo Dybala di masa kurang dari satu menit nampaknya membuka pintu gol demi gol berikutnya tapi rupanya pertandingan berjalan seimbang dengan beberapa momen tercatat, dua gol yang dicetak Cagliari dalam dua menit (ke gawang kedua tim) dan gol telat Juan Cuadrado yang tercipta lewat aksi tak serakah Cristiano Ronaldo.

      SEDIA, SIAP, PAULO!

      Ronaldo terlebih dulu tampil di tengah arena sebelum laga dimulai karena Presiden Andrea Agnelli menyerahkan kepadanya selembar seragam penghormatan untuk merayakan 400 golnya di Liga Primer Inggris, La Liga dan Serie A. Sang penyerang mencapai prestasi tersebut saat melawan Genoa tapi sejak itu telah mencatatkan angka 402 gol berkat dua golnya ke gawang Empoli.

      Peluit pertama baru dibunyikan, lampu sorot segera mengarah kepada Dybala. 43 detik yang diperlukannya untuk menemui jala gawang lawan setelah dirinya menerima bola di pinggir kotak penalti dan berpura-pura menembak sebelum mengelabui dua pemain belakang lawan dan melesakkan bola melewati Alessio Cragno.

      DUA MENIT, DUA GOL

      Setelah awalan yang mengejutkan, Bianconeri nampaknya cenderung mengendur dan tidak banyak menekan kecuali akselerasi yang dilakukan Douglas Costa dan Ronaldo di wilayah sayap.

      Cagliari tetap tampil apik dan hampir sekali menyamakan kedudukan ketika sepakan jarak dekat Joao Pedro secara menakjubkan dimentahkan oleh Wojciech Szczesny.

      Pemain Brazil itu mengigit lagi di menit ke-36 dan kali ini tanpa kesalahan, mengontrol bola dengan baik sebelum menembakkan bola masuk melalui tiang dekat.

      Hanya perlu waktu dua menit buat Juve untuk mengembalikan keunggulan. Douglas Costa merangsek di sisi kiri dan mengirim sebuah umpan mendatar yang tanpa sengaja dijebloskan Filip Bradaric – yang semula bermaksud menaklukkan Miralem Pjanic – ke gawang timnya sendiri.

      Pemain bertahan asal Kroasia itu kemudian mendapat untung karena wasit Maurizio Mariani, setelah berkonsultasi kepada VAR, memutuskan untuk tidak menghadiahkan tendangan penalti karena ia menyentuh bola di dalam area penalti.

      Itu adalah yang ketiga kalinya wasit harus menggunakan rekaman video di pinggir lapangan (yang pertama saat gol Dybala, untuk mengecek apakah ia dalam posisi offside, dan kedua setelah bola memantul tangan Medhi Benatia di dalam kotak penalti), sehingga tambahan waktu yang panjang diberikan. Itu cukup untuk Ronaldo untuk hampir menjadikan skor 3-1, sepakan kerasnya menghantam tiang sebelah kanan saat beberapa detik lagi tersisa.

      AWAL BABAK KEDUA YANG LAMBAN

      Cuadrado menggantikan Douglas Costa saat jeda paruh waktu dan babak kedua dimulai dengan lamban. Cagliari mengalirkan bola dengan baik dan acapkali berhasil mengelabui upaya Bianconeri untuk memberikan tekanan.

      Secara perlahan Juve mulai meningkatkan tekanan, namun tanpa menghasilkan pergerakan yang efektif, sehingga Massimiliano Allegri kembali ke bangku cadangan dan memasukkan Alex Sandro untuk menggantikan Pjanic dan mengubah formasi menjadi 4-4-2, dengan sang pemain Brazil dan Cuadrado beroperasi sebagai pemain sayap dan Dybala dan Ronaldo di lini depan.

      CUADRADO MEMBUNGKUS LAGA

      Pertandingan masih berjalan seimbang hingga sepuluh menit terakhir ketika laga tiba-tiba hidup kembali.

      Ronaldo dan Rodrigo Bentancur melakukan percobaan-percobaan dari berbagai sudut yang ternyata terlalu lebar buat Dybala untuk menembakkannya.

      Di ujung lapangan lain serangkaian pantulan bola di dalam kotak penalti memberi Paolo Farago peluang untuk melakukan tembakan dari posisi tengah dan Benatia dipaksa untuk melakukan hadangan krusial. Bola memantul keluar untuk sepak pojok Cagliari, yang berubah menjadi serangan balik Juve. Dybala mengoper kepada Ronaldo di ruang kosong dan sang pemain Portugal menggiring bola ke arah gawang lawan, berhadapan dengan pemain bertahan terakhir sebelum mengumpankannya kepada Cuadrado yang berlalri kencang, yang menghujamkan gol untuk menyegel tiga poin.

      Dengan kemenangan ini Juve terus melaju di puncak klasmeen Serie A, mempertahankan keunggulan enam poin atas pesaing terdekat, Inter dan Napoli.

      JUVENTUS 3-1 CAGLIARI (PW 2-1)
      PENCETAK GOL: Dybala 1, Joao Pedro 36, Bradaric bd 38, Cuadrado 87.

      JUVENTUS

      Szczesny; Cancelo, Bonucci, Benatia, De Sciglio; Bentancur, Pjanic (Alex Sandro 70), Matuidi (Barzagli 82); Douglas Costa (Cuadrado 45), Ronaldo, Dybala.
      Penghuni Bangku Cadangan: Perin, Pinsoglio, Chiellini, Rugani, Spinazzola, Khedira, Kean.
      Pelatih: Allegri.

      CAGLIARI

      Cragno; Srna, Pisacane, Ceppitelli, Padoin (Sau 80); Ionita (Farago 67), Bradaric (Cigarini 56), Barella; Castro; Joao Pedro, Pavoletti.
      Penghuni Bangku Cadangan: Rafael, Aresti, Romagna, Pajac, Andreolli, Dessena, Cerri.
      Pelatih: Maran.

      WASIT: Mariani.
      ASSISTEN WASIT: Fiorito, Galetto.
      PETUGAS KEEMPAT: Marinelli.
      VAR: Massa, Posado.

      KARTU KUNING: Bradaric 32, Pavoletti 49, Pisacane 63, Matuidi 75.

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK