29.03.2018 17:00 - dalam: Serie A S

      Juventus vs Milan: Pratinjau Laga

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Serie A kembali pada Minggu dini hari nanti dengan laga yang sangat dinantikan antara Juventus dan Milan di Allianz Stadium
      DUA RAKSASA ITALIA SALING BERHADAPAN

      Untuk yang ke-166 kalinya, Juventus dan Milan akan saling berhadapan di Serie A pada Minggu dini hari nanti (01.45 WIB). Ini bukanlah laga sepak bola yang seperti biasanya, tetapi sebuah pertandingan antara dua klub paling kaya akan gelar di semenanjung Italia.

      Bianconeri secara sejarah lebih unggul dengan 62 kemenangan, 54 hasil imbang dan 49 kekalahan atas Rossoneri. Sementara itu, rekor kandang Juve dalam pertemuan ini lebih baik lagi, dengan 40 kemenangan dari 82 laga dan enam kemenangan dari enam pertemuan di Allianz Stadium.

      CATATAN PENTING BIANCONERI

      Saatnya kembali tiba! Jeda internasional telah berakhir dan para pemain kembali bersatu menuju tahapann terakhir musim ini.

      Tiap laga memiliki kepentingan yang tinggi bagi Juventus saat ini, sebagaimana mereka menuju catatan yang belum pernah dilakukan sebelumnya, memenangkan tujuh gelar Scudetto berturut-turut, dengan posisi kedua Napoli berada dua poin di belakang.

      Catatan Bianconeri dalam 12 kemenangan liga beruntun berakhir saat kemarin melawan SPAL, tetapi mereka tetap belum terkalahkan di seluruh kompetisi sejak 19 November 2017 (usai kekalahan 3-2 dari Sampdoria) – yang bertahan sepanjang 24 laga.

      Lebih jauh lagi, pasukan Massimiliano Allegri belum kebobolan satu gol pun di Serie A selama 931 menit. Mereka akan mencatatkan rekor baru sepanjang masa di liga jika Milan tidak mencetak gol setidaknya sebelum menit ke-44 pada akhir pekan ini.

      KEBANGKITAN ROSSONERI

      Gennaro Gattuso mungkin sempat mengalami awal yang sulit sebagai pelatih Milan usai mengambil alih dari Vincenzo Montella pada 27 November 2017, tetapi ahun 2018 sejauh ini telah memberikan hasil luar biasa bagi klub.

      Rossoneri telah mengumpulkan 25 dari kemungkinan 27 poin di tahun kalender ini – terbaik kedua setelah Juventus – dan satu hasil positif pada akhir pekan ini akan membuat mereka tak terkalahkan dalam 11 laga liga berturut-turut untuk pertama kalinya selama hampir lima tahun terakhir.

      Kesuksesan Milan akhir-akhir ini telah dibangun dari solidnya pertahanan, hanya kebobolan lima gil di sembilan laga terakhir, dan pencetak gol yang sedang produktif dari pemain muda Patrick Cutrone. Dengan catatan lima gol dari enam laga terakhirnya, pemain berusia 20 tahun ini menjadi salah satu penyerang yang sedang dalam performa terbaik di Serie A. Terlebih lagi, Cutrone telah mengkonversikan 35% dari tembakannya, sebuah catatan mengesankan.

      KEMENANGAN KETUJUH?

      Sebuah kemenangan bagi Juventus akan menjadikan kemenangan ketujuh dari tujuh pertemuan di Allianz Stadium. Dari dwigol cepat Claudio Marchisio pada Oktober 2011 hingga gol menit akhir penuh adrenalin dari Paulo Dybala bulan Maret lalu, terdapat banyak momen tak terlupakan dari enam pertemuan sebelumnya di arena ikonik Juve.

      FAKTA & STATISTIK JUVE-MILAN
      • Tiga dari enam kemenangan Juve di Serie A vs Milan di Allianz Stadium, gol penentu kemenangan hadir di 15 menit terakhir.
      • Pelatih Milan, Gennaro Gattuso, adalah penentu kemenangan di pertemuan terakhir ketika Rossoneri berhasil meraih kemenangan tandang atas Juventus pada Maret 2011.
      • Gattuso (2.14) dan Massimiliano Allegri (2.00) memiliki rata-rata poin terbaik dari seluruh pelatih Serie A musim ini.
      • Juventus hanya tersisa 44 menit lagi dari menciptakan rekor baru Serie A dalam total waktu tanpa kebobolan (mengambil alih catatan 974 menit yang diciptakan sendiri oleh Bianconeri pada Maret 2016).
      • Di sepanjang lima liga top Eropa, tidak ada tim yang menerima tembakan lebih sedikit dari Juventus (60).
      • Kebangkitan Milan baru-baru ini membuat mereka merangkak naik ke posisi kelima di tabel klasemen Serie A untuk performa tandang 2017/18 (24 poin). Juventus, sementara itu, berada di puncak klasemen dalam performa kandang (37 poin).
      • Dua mantan pemain Bianconeri akan kembali ke Allianz Stadium: Leonardo Bonucci dan  Marco Storari.
      • Kemenangan Serie A berikutnya bagi Gianluigi Buffon akan menjadi kemenangannya yang ke-300 bagi Juventus.
      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK