29.05.2018 14:00 - dalam: Kegiatan S

      Penghormatan kepada korban Heysel dengan penamaan kembali Piazza di Turin

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Piazza yang bertempat di distrik Borgo Dora Turin, dipersembahkan untuk mengenang mereka yang kehilangan nyawanya secara tragis pada 33 tahun yang lalu

      Mulai hari ini, kenangan akan para korban Tragedi Heysel diberi penghormatan dengan penamaan kembali piazza (semacam alun-alun atau tempat berkumpul) yang berada di distrik Borgo Dora di kota Turin.

      ‘Piazzetta vittime dello stadio Heysel’ diresmikan pagi ini dalam sebuah acara yang dihadiri oleh Gianluca Pessotto, yang memberikan sambutan mengenai langkah simbolis ini:

      “Adalah sebuah kehormatan berada di sini untuk penamaan kembali dari piazza ini sebagai penghormatan terhadap para pendukung kami, yang kehilangan nyawa mereka dalam sebuah pertandingan sepak bola. Ini adalah hal yang paling sulit untuk dipahami. Sangat penting bahwa semua orang – bahkan yang bukan pendukung sepak bola – kini akan berhenti di sini dan membayangkan apa yang terjadi pada 29 Mei 1985.

      “Sejak hari itu, banyak yang hal telah dilakukan dan telah banyak tragedi yang dapat dihindari, tapi kita masih dapat berbuat banyak, bukan hanya di stadion tetapi dalam hal mendidik para pendukung di masa depan.

      “Hal yang saya sedihkan saat ini bahwa meskipun hari ini ketika Bianconeri bermain di stadion lain, terdapat sedikit rasa hormat kepada para korban. Sayangnya, kenangan akan Heysel masih terlalu dekat dikaitkan dengan Juventus, sehingga antagonisme cenderung menutupi kenangan sesungguhnya dari apa yang terjadi.

      “Ini bukan hanya tragedi Juventus, ini adalah tragedi olah raga secara umum yang bukan hanya mempengaruhi klub-klub yang terlibat. Mereka seharusnya dapat menyentuh hati semua orang, tapi ini masih belum terjadi cukup sering hari ini. Oleh karena itu, kami berharap bahwa di masa depan akan sedikit terdapat lebih sensitivitas dan rasa hormat.

      “Ini adalah tempat untuk refleksi, penghormatan dan peringatan,” pungkas Pessotto. “Hari ini kita akan membuat sikap nyata terhadap orang-orang yang kehilangan orang tercinta mereka di sebuah pertandingan sepak bola dan ini akan membantu kita untuk mengambil satu langkah mundur dan berpikir tentang banyak hal lalu melangkah maju untuk meningkatkan dunia sepak bola.”

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK