21.11.2019 11:00 - dalam: Serie A S

      Atalanta-Juventus: Tiga momen spesial!

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Gol-gol penting di Bergamo selama satu dekade terakhir

      Selama tiga tahun di Bergamo, pertarungan liga domestik antara Atalanta dan Juventus hanya menghasilkan satu hasil: 2-2. Laga yang lain tampaknya selalu berakhir dengan cara yang sama; penuh emosi dan drama. Dalam beberapa pertemuan sebelumnya, Bianconeri berhasil meraih kemenangan penting, namun belakangan ini ceritanya berbeda. Dalam hal kepentingan atau keindahan, ada tiga gol dalam rekor pertemuan (selama satu dekade terakhir) yang patut dicatat.

      2013-14 PAUL POGBA

      Ini adalah pekan terakhir pada 2013. Juventus tiba di Bergamo setelah serangkaian kemenangan yang luar biasa: delapan pertandingan. Kemenangan tersebut tidak hanya disebabkan kekuatan defensif. Di Bergamo, laju tak terkalahkan terpurus, babak pertama berakhir 1-1, Maxi Moralez membalas gol Tevez. Paul Pogba, yang membiarkan Bonaventura lolos memberikan assist, melakukan penebusan pada menit ketiga babak kedua, ia memanfaatkan umpan Fernando Llorente untuk mencetak gol yang memberi Juventus keunggulan baru. Ini adalah gol yang mengubah jalannya pertandingan, dibuktikan dengan hasil akhir kemenangan 4-1 untuk Bianconeri.

      2015-16 ANDREA BARZAGLI

      Partai ini merupakan pertandingan pekan ke-28 musim 2015-16. Juve telah melampaui Napoli, namun untuk memenangkan gelar liga perlu mengintensifkan pertarungan di puncak. Menghadapi Atalanta, skor dibuka oleh Andrea Barzagli, yang cermat memaksimalkan bola defleksi Mario Mandzukic dari sepak pojok Paulo Dybala. Bagi Barza, itu merupakan pengulangan momen empat tahun sebelumnya, ketika ia mencetak gol lawan Nerazzurri.

      2017-18 GONZALO HIGUAIN

      Pertemuan Atalanta-Juventus pada musim 2017-18 terjadi secara paradoks dalam beberapa hal, karena awal luar biasa yang ditorehkan pasukan Massimiliano Allegri tidak cukup untuk membawa pulang tiga poin. Tapi satu-dua antara menit ke-21 dan 24 masih tampak sebagai salah satu dampak penampilan kuat Juve. Dan jika gol awal Federico Bernardeschi (yang pertama dengan kostum Bianconeri) penting baginya, maka gol kedua Juve melalui Gonzalo Higuain merupakan salah satu pembuktian kuat dari kualitas Pipita; ia sangat bagus saat bergerak maju, melewati penjagaan bek lawan kemudian menceploskan bola ke arah kiri gawang.

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK