08.11.2019 17:40 - dalam: Serie A S

      Douglas: "Gol Moskwa yang terindah dalam karier saya"

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      "Milan? Tim bagus yang patut dihormati."

      Dari gol hebat yang mengamankan tempat di fase gugur Liga Champions, hingga menuju pertandingan yang menanti kami yakni lawan Milan. Inilah Douglas Costa dalam 360 derajat.

      KATANYA SOAL GOL INDAH

      "Saya berada pada posisi playmaker," katanya. "Dan saya merasa sulit menemukan ruang. Jadi, bahkan ketika berbicara dengan Bonucci dan Dybala, saya menyadari bahwa saya bisa bergerak ke kiri. Setelah dua bek melompat, saya melihat ada ruang untuk menembak ke gawang dan berkat Higuain yang sangat cerdas memberikan umpan tumit, sebuah aksi bagus muncul. Saya berhasil menjaga ketenangan dan mencetak gol: itu merupakan gol terbaik dalam karier saya. Faktanya, saya tidak terbiasa melepas baju setelah mencetak gol, tapi itu adalah momen kebebasan. Saya mendedikasikan gol tersebut kepada Natalhia, orang yang sangat penting bagi saya."

      DOUGLAS sebagai playmaker?

      "Bukan hal baru, tapi saya sudah lama tidak bermain sebagai playmaker: saya melakukannya di masa lalu, tapi dalam formasi dengan 4-2-3-1. Di sini saya harus membuka ruang untuk gelandang, seperti Matuidi, atau bagi mereka yang membangun permainan seperti Bentancur atau Pjanic, pada saat yang sama, harus berada dekat dengan para penyerang seperti Dybala atau Higuain. Lalu saya harus mengubah kecepatan di area lapangan dan membuat kondisi untuk memberikan keunggulan numerik dan memungkinkan rekan tim saya untuk mencetak gol."

      MENATAP MILAN

      "Milan di masa lalu adalah tim yang fenomenal, yang memenangkan segalanya, tapi saya percaya bahwa bahkan hari ini mereka masih tim yang sangat bagus, patut dihormati. Paqueta? Saya mengenalnya dan ia adalah pemain penting, saya mengapresiasinya di tim nasional, ia punya kualitas yang sangat baik. Sepakbola di Eropa sangat berbeda dibandingkan dengan Brasil, namun saya pikir kondisi itu akan bisa membuatnya menunjukkan nilai serta kualitasnya."

      RASISME? KITA SEMUA SAMA

      "Sayangnya, rasisme sudah ada sejak lama. Saya benar-benar menentang masalah tersebut, karena saya pikir kita semua sama dan dengan keluarga kita harus mempertahankan prinsip-prinsip kita. Orang-orang yang rasis tidak pantas melakukan selebrasi atas gol, karena sepakbola adalah pertunjukan, menghadirkan sukacita dan tidak cocok dengan insiden-insiden yang ada."

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK