25.05.2019 10:00 - dalam: Serie A S

      #OppositionWatch: Sampdoria

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Sebuah tinjauan mendalam tentang lawan kita Minggu malam ini
      PERJALANAN

      Delapan kemenangan, lima imbang dan enam kekalahan: inilah catatan Sampdoria setelah pertemuan perdana kami di Serie A musim ini. 29 poin pada saat itu menempatkan tim asuhan Giampaolo di peringkat ke-7 dan berpeluang besar lolos ke Liga Europa, sembari mengincar Liga Champions, mengingat tim di peringkat keempat hanya terpau 3 poin. Namun demikian, di awal paruh kedua liga mimpi kembali hadir di kancah Eropa musnah. Tiga kekalahan beruntun menjauhkan Sampdoria dari kompetisi Eropa dan mimpi mereka pun memudar. Hasil apapun yang keluar pada hari Minggu nanti melawan Juve akan menempatkan Sampdoria di posisi kesembilan, suatu peningkatan peringkat dari dua tahun terakhir.

      NAIK...

      Kemenangan pertama Sampdoria musim ini terjadi pada laga ketiga dan merupakan salah satu pertandingan paling brilian sepanjang musim ini. Tuan rumah mencetak tiga gol ke gawang Napoli dengan dua gol Defrel di babak pertama. Seperempat jam sebelum laga usai, Quagliarella mencetak sebuah gol cantik yang memastikan sebuah kemenangan penting.

      TURUN

      Setelah menang 3-0 di laga pertama melawan Napoli, pada pertemuan kedua mereka, Samdoria kalah dengan skor yang sama. Kekalahan tersebut dianggap serius karena terjadi pada pekan setelah menang 4-0 atas Udinese yang membawa Sampdoria ke peringkat keenam. Satu tempat yang mendekatkan mereka ke kompetisi Eropa yang sangat mereka inginkan.

      SEORANG YANG PATUT DIAWASI

      Dengan 26 gol, Fabio Quagliarella tinggal selangkah lagi memenangkan gelar sebagai pencetak gol terbanyak Serie A musim ini. Genoa adalah lingkungan yang ideal baginya: dalam 3 tahun terakhir, dirinya selalu mencetak dua digit gol, meningkatkan jumlah golnya setiap musim. Qaugliarella juga telah menyumbang banyak assis bagi rekan-rekan setimnya, secara tidak langsung menciptakan peluang-peluang gol dalam pertandingan-pertandingan dimana dirinya tidak mampu menemui jala gawang lawan.

      MENELAAH TAKTIK

      Sampdoria asuhan Giampaolo adalah salah satu tim yang secara taktis paling sedikit gonta-ganti musim ini. Permainan mereka didasarkan pada kepadatan dalam setiap wilayah dengan fokus pada menguasai bola. Mereka berada di peringkat keenam dalam tingkat penguasaan, tepat di belakang Bianconeri. Secara umum, serangan mereka memberi masalah bagi lawan-lawan.

      Formasi 4-3-2-1 adalah mantra Giampolo. Pemain-pemain berbeda dipasang di antara tiga di depan, dengan satu pengecualian, Fabio Quagliarella yang selalu hadir di sana. Seperti yang bisa anda lihat, Sampdoria menampilkan taktik dan pilihan bervariasi supaya dapat menciptakan peluang-peluang mencetak gol, menampilkan kemampuan luar biasa dan ketepatan sempurna dalam menyerang.

      Efek Quagliarella nyata. Penyerang Sampdoria itu adalah pencetak gol terbanyak di liga dengan 26 gol dan dirinya punya sejumlah assist atas nama juga. Dirinya jelas memiliki kebebasan untuk bergerak ke dalam dan ke luar, menggiring bola untuk mencoba mencetak gol. Bahkan di leg pertama di Allianz Stadium, Quagliarella merupakan pemain paling berbahaya dengan empat peluang emas mencetak gol . akan tetapi, pemosisian dirinya di lapangan selalu hampir di luar lini pertahanan lawan sehingga dirinya juga pemain yang paling sering terjebak offside(36) musim ini.

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK