16.09.2019 16:00 - dalam: Liga Champions S

      #EuroWatch ⎮Atletico Madrid

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Gambaran kekuatan Atletico Madrid dan João Félix

      Dalam musim baru Liga Champions untuk Bianconeri, Juventus akan bermain di Wanda Metropolitano pada Kamis dini hari lawan Atletico Madrid. Kedua tim telah bertemu tiga kali dalam beberapa bulan terakhir, dengan yang terkini di International Champions Cup di Stockholm. Namun, di Liga Champions, kedua tim terakhir bertemu dalam Babak 16 Besar musim lalu, dengan Juventus mencatatkan comeback historis.

      WAJAH BARU ATLETICO BERSAMA SIMEONE

      Atletico adalah tim yang berbeda dibandingkan musim lalu, kecuali sang pelatih, Diego Simeone masih menangani klub asal Madrid tersebut yang memasuki tahun kesembilan secara beruntun. Ia selalu menjadi titik acuan bagi klub. Beberapa pemain pergi: Griezmann, Godin, Hernandez, Kalinic, Rodri, Filipe Luis dan Gelson Martins.

      Tapi kepergian beberapa pemain ditutup dengan kedatangan banyak wajah baru. Rekrutan terbesar mereka adalah striker 19 tahun asal Portugal, João Félix, yang ditebus dari Benfica. Bersamanya, bek Trippier (dari Tottenham), Lodi (Athletico Paranaense), Hermoso (Espanyol) dan Felipe (Porto) juga merapat ke Madrid, sementara di lini tengah, Llorente (Real Madrid) dan Herrera (Porto) juga bergabung dengan klub.

      JOÃO FELIX DAN KOLEKSI GOLNYA

      Tidak mudah bagi sang talenta muda Portugal untuk menggantikan Griezmann baik dalam segi taktikal dan merebut hati fans Colchoneros. Namun, kampanyenya pada musim 2018/19 tampak menunjukkan kualitas besarnya dalam putaran kedua musim lalu bersama Benfica. Untuk saat ini, ia belum sebagus Griezmann dalam fase permainan tanpa penguasaan bola (tetapi Simeone akan bekerja keras meningkatkan aspek ini). Félix ditempatkan sebagai penyerang kedua dalam formasi 4-4-2 sang pelatih Argentina: ia secara umum rapuh saat duel dengan lawan, tapi dengan modal kecepatan, kekuatan kaki dan eksekusi, sang pemuda Portugal bisa menghadirkan perbedaan. Semua atributnya diperkaya dengan naluri mencetak gol yang bagus, membuatnya menjadi pemain yang tangguh.

      Di Stockholm, lawan Juventus, dalam pertandingan International Champions Cup, Félix mencetak gol. Dan itu menjadi bukti lebih lanjut betapa dirinya merupakan pemain muda yang lincah dan penuh trik.

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK