29.10.2019 11:00 - dalam: Serie A S

      #OppositionWatch: Genoa

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Membedah kekuatan klub asal Liguria

      Berada di posisi ke-16 klasemen dengan delapan poin bersama dengan Lecce, Genoa akan datang menantang Juventus di Allianz Stadium pada Kamis dini hari, dan mereka tiba di Turin dengan kemenangan di laga terakhir atas Brescia - laga pertama didampingi Thiago Motta sebagai pelatih baru.

      Genoa Yang Baru Di Bawah Thiago Motta

      Sang pelatih baru Rossoblù memiliki awalan sempurna setelah ditunjuk mendampingi klub asal Liguria: kemenangan 3-1 atas pasukan Corini. Setelah tertinggal satu gol gara-gara gol Tonali, Griffins berbalik unggul melalui gol-gol Agudelo, Kouamé dan Pandev. Thiago Motta - saat laga "pertamanya" di bangku cadangan - membuat revolusi dalam susunan skuad inti, memilih para pemain yang sebelumnya jarang bermain. Di antaranya, pemain asal Denmark, Peter Ankersen, Franco Cassata (eks Juventus Primavera) dan pemain Turki, Sinan Gümüş, yang menikmati debut mereka musim ini. Bahkan pemain Kolombia, Kevin Agudelo, pencetak gol penyeimbang 1-1, memainkan laga resmi pertamanya.

      Di depan kiper Ionut Radu - yang selalu menjadi starter - susunan bek adalah Cristián Zapata dan Cristian Romero, nama terakhir dibeli oleh Juventus pada musim panas. Mungkin kejutan terbesar sejauh musim ini adalah bek kanan, Paolo Ghiglione, yang mampu mencatatkan empat assist sejauh ini di Serie A, sebuah rekor di antara para pek Eropa. Di tengah, bintang tim adalah Lasse Schöne, sedangkan di depan, Andrea Pinamonti telah tampil sebanyak tujuh dari sembilan laga yang tersedia, mencetak dua gol. Namun topskor, sejauh ini, adalah pemain Pantai Gading, Kristian Kouamé yang punya koleksi empat gol.

      Thiago Motta, antara revolusi dan konservasi

      Seketika setelah pengumuman kedatangan Thiago Motta ke Genoa berlangsung, bayak surat kabar kembali meluncurkan wawancara dengan mantan pemain Inter dan PSG tersebut, di mana ia berbicara tentang kemungkinan penerapan formasi 2-7-2 sebagai formasi idealnya.

      Provokasi? Tentu saja ya, tapi sebuah provokasi yang menawarkan beberapa indikasi penting untuk apa yang tampaknya akan menjadi filosofi permainan dari sang pelatih baru Griffone. Pertama-tama, seperti yang banyak dijelaskan oleh media, 2-7-2 bermula dari ide membagi lapangan secara vertikal dan bukan horizontal, sehingga mencatat tujuh pemain termasuk penjaga gawang, di bagian tengah.

      Di sini, kiper memang tampaknya menjadi bagian penting dalam formasi Motta dalam fase konstruksi permainan. Dan sejauh ini, tidak ada yang sangat inovatif: sekarang ada banyak tim yang menilai bek-bek sayap lebar sebagai elemen penting, jika tidak fundamental, sebagai awal penggerak bola dan memulai aksi.

      Dalam kemenangan melawan Brescia pada Sabtu lalu, kubu Genoa yang baru menemukan beberapa aspek dari skuad Andreazzoli dengan tidak bisa terhindarkan dari perubahan. Jika biasanya para pemain biasanya dipertahankan dalam komposisi dan pelatih baru hanya membuat perubahan taktis yang substansial, Thiago Motta memilih jalan lain: sebuah revolusi dalam penentuan 11 starter yang berbeda, dan penerapan tiga pemain belakang dengan seorang gelandang pendukung.

      Filosofi permainannya, bagaimana pun, telah memberikan beberapa petunjuk penting: jika Rossoblu sejauh ini memiliki rata-rata penguasaan bola 50%, maka saat melawan Brescia meningkat menjadi 63%. Rata-rata tembakan ke gawang tetap sama, namun yang jelas pertahan solid karena hanya menerima empat tembakan dari lawan.

      Genoa adalah tim yang sangat mengandalkan fisik, dengan 24 pelanggaran mereka lakukan lawan Brescia, sehingga mencapai total 140 (sejauh ini mereka merupakan tim yang paling banyak membuat pelanggaran di Serie A).

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK