27.09.2019 16:30 - dalam: Serie A S

      Fokus Lawan: SPAL

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Mengenal lebih dalam tentang tim besutan Leonardo Semplici ini

      SPAL datang ke Allianz Arena pada Sabtu (28/9) besok sebagai tim yang duduk di peringkat ke-19. Mereka baru mengoleksi tiga poin, setara dengan tim juru kunci Sampdoria, setelah mengoleksi satu kemenangan dan empat kekalahan di lima laga pembuka. Satu-satunya kemenangan tersebut terbilang impresif, yakni dengan mengalahkan Lazio 2-1, pada 15 September lalu.

      PERUBAHAN DI SPAL

      Di bursa transfer musim panas kemarin, SPAL melakukan sejumlah transaksi meski tidak sampai mengubah formasi paten 3-5-2 racikan Leonardo Semplici. Sang pelatih kini memasuki musim keenamnya di SPAL.

      Di posisi kiper, Etrit Berisha didatangkan setelah musim lalu sukses membawa Atalanta finis di zona Liga Champions. SPAL juga kedatangan pemain Atalanta lain, yakni Arkadiusz Reca, yang merupakan gelandang internasional Polandia. Di lini belakang, bek Brasil Igor bergabung dari Austria Vienna.

      Namun, rekrutan paling penting SPAL di musim ini adalah Federico Di Francesco, yang dipinjam dari Sassuolo. Dia sudah mencetak dua gol sejauh ini dan menciptakan duet berbahaya dengan Andrea Petagna, sang topskor klub musim lalu dengan 16 gol dan sudah mengemas dua gol musim ini.

      Untuk pemain yang keluar, SPAL melepas kepergian bek kanan Manuel Lazzari ke Lazio, striker Mirco Antenucci ke Bari, bek Kevin Bonifazi ke Torino, gelandang Pasquale Schiattarella ke Benevento, dan kiper Alfred Gomis ke Dijon.

      START BURUK

      Kehilangan sejumlah pemain kunci di musim lalu membuat SPAL harus menemukan identitas baru. Formasi memang masih 3-5-2, tapi para rekrutan anyar belum bisa beradaptasi dengan sistem ini, terutama dua bek sayap mereka.

      SPAL mampu mencetak lima gol sejauh ini, tapi kebobolan 11 gol. Mereka juga mencatatkan 66 tembakan dan menerima 84 tembakan, membuktikan lini depan yang bagus tapi dengan pertahanan yang tidak begitu solid.

      Dengan pengalaman matang Semplici, SPAL punya potensi untuk berkembang lebih lanjut. Terutama di lini ofensif mereka, yang diperkuat oleh penyerang berpengalaman seperti Petagna, Alberto Paloschi, Sergio Floccari dan sentuhan darah muda dalam diri Di Francesco. Opsi berlimpah di depan membuat Semplici bisa mengubah formasinya menjadi 3-4-3.

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK