14.01.2020 12:00 - dalam: Coppa Italia S

      #OppositionWatch: Udinese

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Membedah kekuatan lawan yang sejauh ini tampil di Serie A dan Coppa Italia

      Udinese akan menghadapi Juventus di Allianz Stadium dalam babak 16 besar Coppa Italia, dan mereka tiba di Turin setelah melaju dari dua babak sebelumnya.

      Mereka menghadapi SudTirol dalam babak pembuka Coppa Italia dan menang 3-1 berkat aksi Lasagna dan sepasang gol Mandragora. Pada 4 Desember, sekali lagi di Dacia Arena, Udinese mengalahkan Bologna 4-0. Ini pertama kalinya mereka mencapai fase 16 besar sejak musim 2017/18, ketika mereka disingkirkan oleh Napoli di San Paolo.

      MOMEN POSITIF

      Pasukan Luca Gotti mengalami momen yang sangat positif. Setelah kekalahan 3-1 di Turin lawan Juventus pada 15 Desember lalu, mereka mampu meraih tiga kemenangan beruntun di Serie A, rangkaian terbaik semusim: menang 2-1 atas Cagliari dalam laga penutup 2019, 1-0 di Lecce dan akhir pekan lalu mengalahkan Sassuolo 3-0 berkat gol-gol Okaka, Sema dan De Paul.

      Nama terakhir menjadi salah satu protagonis besar dari tren menanjak tim Friuli. Sang gelandang Argentina, yang menjalani musim keempat bersama Udinese, telah menunjukkan performa hebat dengan mengemas tiga gol dalam tiga pertandingan beruntun. Dan bukan kebetulan pada ia menerima panggilan dari pelatih Argentina, Lionel Scaloni. Di antara liga dan piala, ia merupakan pencetak gol terbanyak kedua Udinese dengan empat gol (jumlah yang sejajar dengan Okaka), sementara Kevin Lasagna mengemas lima gol.

      LAGA 15 DESEMBER DI TURIN

      Bianconeri akan menjamu Udinese di Allianz Stadium untuk kedua kalinya musim ini. Laga pertama, di liga, dimenangkan oleh pasukan Sarri dengan skor 3-1 berkat sepasang gol Ronaldo dan Bonucci, yang hanya dibalas oleh Pussetto jelang laga berakhir. Dalam laga tersebut, Juventus mempertahankan 65.6% penguasaan bola dibandingkan 34.4% milik Udinese, dengan tim tamu kalah dalam statistik perebutan bola, termasuk di udara. Formasi yang dimainkan Gotti sangat berbahaya dalam hal serangan balik, dengan beberapa pemain cepat mampu melakukan aksi. Skema dasarnya adalah 3-5-2, yang terkadang berubah menjadi 5-3-2 saat kehilangan bola.

      Sampai saat ini, Udinese telah mengemas 24 gol musim ini, tujuh di antaranya tercipta dalam dua pertandingan di Coppa Italia.

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK