20.01.2020 20:00 - dalam: Coppa Italia S

      Juventus-Roma: Keunikan skor 3-0

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Setiap kali mampu mengalahkan Giallorossi 3-0 di Coppa Italia, Bianconeri selalu lolos ke final.

      Pada Rabu (22/1) malam besok, Juventus akan berjumpa dengan Roma untuk kesepuluh kalinya di Turin di ajang Coppa Italia. Ini adalah pertandingan yang penuh dengan banyak momen menarik, dengan duel pertama dimainkan pada 7 April 1940. 

      Partai Juve-Roma ini memiliki dua keunikan. Pertama, kedua tim tidak pernah bermain seri: Bianconeri menang enam kali, sementara Giallorossi empat kali. Kedua, setiap kali Juve menang dengan skor 3-0 atas Roma di Coppa Italia, mereka selalu lolos ke final.

      1982-83

      Tim-tim hebat dan bersejarah dinilai dari bagaimana mereka bereaksi terhadap momen yang tidak berjalan sesuai keinginan mereka. Inilah yang dilalui Juventus saat melawan Roma di Coppa Italia. Kala itu, segalanya terlihat suram bagi Juve setelah kalah dari Hamburg di final Liga Champions di Athena. Dibutuhkan motivasi ekstra bagi tim untuk bangkit dan pulih dari situasi ini.

      Seminggu setelah kekalahan dari Hamburg, Juve tampil di perempat-final Coppa Italia melawan Roma. Leg pertama, Juve menang 3-0 di kandang berkat gol-gol dari Antonio Cabrini, Michel Platini and Zbigniew Boniek. Juve lalu menang 2-0 di leg kedua di Olimpico dan unggul agregat 5-0.

      Mereka terus melaju ke final menghadapi Hellas Verona. Pada leg pertama, Verona mampu unggul 2-0, tapi Bianconeri mampu membalikkan keadaan di leg kedua dengan menang 3-0 untuk merengkuh Coppa Italia. Dari situ dimulailah siklus sukses Juve di Italia, di Eropa, dan di seluruh dunia!

      1994-95

      Kembali menjamu Roma di leg pertama perempat-final, Juventus lagi-lagi menang 3-0. Bedanya, kali ini mereka berkandang di Delle Alpi, bukan di Comunale. Duel ini jadi adu taktik dua pelatih kawakan: Marcello Lippi di Juve dan Carlo Mazzone di Roma. Juventus menang mudah 3-0 berkat sepasang gol Gianluca Vialli di babak pertama, lalu ditutup dengan penalti Fabrizio Ravanelli di menit ke-90.

      Bianconeri kemudian terus melaju ke final hingga menjadi juara Coppa Italia dengan mengalahkan Parma lewat skor agregat 3-0. Di tahun yang sama, Juventus juga merayakan keberhasilan meraih Scudetto.

      2011-12

      Pada 24 Januari 2012, Juventus besutan Antonio Conte berjumpa dengan Roma arahan Luis Enrique. Kali ini, duel Coppa Italia sudah tidak digelar dengan sistem dua leg. Bianconeri yang mengenakan seragam pink tampil dominan dan seharusnya bisa menang lebih besar dari skor 3-0.

      Juventus membuka keunggulan via Emmanuele Giaccherini lalu Del Piero menggandakan keunggulan lewat sepakan melengkungnya. Ini jadi gol pertama Alex di Allianz Stadium. Jelang laga usai, Simon Kjaer mencetak gol bunuh diri setelah salah mengantisipasi tembakan Alessandro Matri.

      Juventus terus melaju ke final Coppa Italia, tapi dipaksa takluk 2-0 di tangan Napoli.

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK