02.03.2019 09:00 - dalam: Serie A S

      Napoli-Juve: 5 kemenangan dalam 5 dekade berbeda

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Berikut ini adalah pertandingan dramatis antara Azzurri dan Bianconeri.

      Setelah semua pertandingan antara Napoli dan Juventus, ada lima pertandingan yang mewakili lebih dari sekadar kemenangan untuk Bianconeri. Dan, mengingat pentingnya pertandingan, mereka menempatkan diri mereka di tempat khusus sepanjang skala waktu, memperoleh makna yang melampaui musim di mana laga tersebut dimainkan.

      1974-75: 2-6

      Lebih dari dua poin siap untuk diraih dengan kemenangan ketika Juventus mengunjungi San Paolo. Karena di Naples, Luis Vinicio - mantan pemain Neapolitan - sebagai pelatih mengusulkan ide sepak bola baru, yang dipinjam dari Belanda di Piala Dunia, termasuk ‘zona marking, High offsides, dan kekompakan tim’. Itu adalah proposal yang menarik, yang memberikan hasil yang baik sampai mereka menghadapi Juventus asuhan Carlo Parola, yang bergerak memasuki ruang yang luas di lini depan. Gol berasal dari itu. Altafini membukan skor, yang diikuti oleh dua gol dari Damiani dan satu gol dari Bettega. Causio dan Viola masing-masing mencetak satu gol. Itu adalah kemenangan yang membuat banyak orang Italia bahagia seperti Gianni Brera, yang menulis bagaimana Bianconeri sebenarnya memiliki kesempatan untuk mencapai hasil.

      1980-81: 0-1

      Karena pentingnya hal yang dipertaruhkan, ini adalah pertandingan yang paling didorong secara emosional yang melibatkan Napoli-Juventus dalam sejarah. Azzurri belum pernah merasakan kegembiraan dari kesuksesan Scudetto. Peringkat klasemen adalah sebagai berikut: Juventus 40, Roma 39, Napoli 38, dan dengan hanya dua jadwal pertandingan tersisa, apa pun bisa terjadi. Tapi gol bunuh diri Guidetti membuat San Paolo terdiam karena koneksi radio dari semua komentator membuat suasana tak terlupakan. Tujuh hari kemudian, mengalahkan Fiorentina di Comunale, Juventus dimahkotai juara Italia.

      1994-95: 0-2
      Ini hanya hari pertandingan ketiga dan semua mata tertuju pada San Paolo, dengan Marcello Lippi (yang merupakan mantan pelatih Napoli) di bangku yang berlawanan, dan Ciro Ferrara, yang untuk pertama kalinya akan bermain sebagai musuh bagi tim tuan rumah. 
      Tetapi perhatian itu dicuri oleh bocah 19 tahun, yang sudah membuktikan bakatnya, tetapi belum menemukan gol dengan caranya sendiri. Saat naas tiba di menit ke 72, dengan keunggulan skor 1-0 melalui gol dari Ravanelli di babak pertama: pemain No. 10 menciptakan gol lewat sepakan kaki kanan yang benar-benar tak terbendung. Namanya adalah Alessandro Del Piero.
      2000-01: 1-2

      Pertandingan antara Juventus dan Napoli tidak pernah normal. Zdenek Zeman ada di bangku cadangan Napoli. Di babak pertama, tuan rumah senang setelah menemukan gol pembuka. Tetapi Bianconeri memiliki sumber daya untuk membalikkan situasi. Gol dicetak oleh Kovacevic, dan aksi indah dari Del Piero, yang menandai kelas dari seorang Pinturicchio.

      2014-15: 1-3
      Kali ini Benitez melawan Allegri, di tahun pertamanya sebagai pelatih Bianconeri. Di San Paolo, Nyonya Tua menunjukkan kekuatan yang sebenarnya. Paul Pogba membuka skor dengan gol berkualitas tinggi melawan Napoli: usaha sepakan volinya adalah sebuah mahakarya. Setelah Napoli menyamakan kedudukan di babak kedua, Juve langsung bereaksi melalui gol dari Caceres. Gol penutup dicetak oleh Vidal. Itu adalah kemenangan yang sepenuhnya mengungkapkan kesatuan dalam skuat.
      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK