24.10.2019 15:00 - dalam: Kegiatan S

      Pidato Andrea Agnelli dalam Rapat Pemegang Saham

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Sang presiden klub membuka Rapat Pemegang Saham 2019 hari ini di Allianz Stadium

      Selamat pagi semuanya, selamat datang di rapat tahunan kami.

      Sebelum dimulai, mari kita saksikan video singkat Juventus berikut ini. 

      Video ini memberikan refleksi jujur dari apa yang telah dilakukan Juventus dalam beberapa tahun terakhir dan harus menjadi titik awal dan inspirasi untuk mendorong kami mencapai tujuan-tujuan di tahun mendatang.

      Pada bulan Februari tahun ini, kami mengumumkan penempatan pinjaman obligasi non-convertible senilai €175 juta, dengan tujuan menyediakan sumber daya keuangan untuk operasional klub, mengoptimalkan struktur, dan membayar utang. Hari ini, selain meminta Anda untuk menyetujui laporan keuangan tahunan per 30 Juni 2019, kami juga akan meminta Anda, para pemegang saham, untuk menyetujui peningkatan modal €300 juta yang sepenuhnya akan didedikasikan untuk rencana pengembangan klub musim 2019/2020 sampai 2023/2024, untuk memastikan daya saing kami di atas lapangan, untuk meningkatkan pendapatan operasional, untuk meningkatkan visibilitas merek Juventus di pasar internasional, dan membantu mengkonsolidasikan keseimbangan keuangan.

      Pinjaman obligasi senilai €175 juta dan peningkatan modal €300 juta mungkin terasa berlebihan oleh pasar obligasi dan pemegang saham di Italia. Namun, patokan kami tidak boleh semata-mata dari Italia, melainkan juga dari klub-klub Eropa lain. Ambil contoh Manchester United, yang dalam empat atau lima tahun terakhir telah menaikkan kapitalnya senilai £450 juta. Di pasar obligasi, Real Madrid juga mengajukan €600 juta pada Maret 2019. Sementara Tottenham Hotspur baru-baru ini mengatasi masalah utang senilai £500 juta dengan obligasi. Dalam beberapa tahun terakhir, Manchester United telah menerbitkan obligasi senilai sekitar €1 miliar. Ini adalah pasar obligasi dan pasar modal yang telah tercatat di industri sepakbola. Kami tidak boleh membuat kesalahan dengan hanya berpatokan pada Italia, karena patokan sejati kami adalah Eropa. Kami boleh mengatakannya dengan bangga bahwa Juventus adalah klub sepakbola terbesar di Italia, tetapi kami hanya salah satu yang terbesar di panggung Eropa.

      Angka-angka tersebut memang tidak selalu mencerminkan nilai sesungguhnya dari sebuah klub, tetapi yang perlu dicermati adalah pendapatan mereka. Klub-klub terkemuka di Jerman, Inggris dan Spanyol - seperti Borussia Dortmund, Manchester United, Bayern Munich, Barcelona, Real Madrid - memiliki pendapatan yang berkisar dari €489 juta (Borussia Dortmund) hingga €1 miliar (Barcelona). Ini adalah klub yang seharusnya menjadi patokan kami.

      Kita harus bangga dengan pertumbuhan dan perkembangan Juventus. Meskipun demikian, jumlah pendapatan saat ini, tidak termasuk transfer pemain, berada di sekitar €500 juta. Itu adalah jumlah pendapatan di Real Madrid pada 2010 ketika saya mengambil alih sebagai presiden Juventus. Jelaslah bahwa tingkat pertumbuhan Juventus lebih unggul daripada Real Madrid. Kami telah berkembang dari sekitar €170 juta menjadi €500 juta saat ini, sementara Real Madrid hanya menaikkan pendapatan mereka dari €500 juta ke €750 juta. Jadi, kami memiliki pertumbuhan 300%, sedangkan Real Madrid hanya 50%. Masih ada jarak yang harus dikikis, tapi saya yakin kami bisa menjembataninya. 

      Kami harus terus bersaing dengan mereka. Untuk itulah kami perlu mengonsolidasikan pendekatan manajemen, yang telah membantu tim mencapai hasil yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Proses manajemen kami didasarkan pada pembagian tanggung jawab di tiga bidang utama, yang dikelola dan dipimpin oleh Fabio Paratici, Marco Re dan Giorgio Ricci. Fabio Paratici di bidang olahraga, yang menjadi fokus utama klub ini. Namun, bidang olahraga ini sangat dipengaruhi oleh hasil yang dicapai dalam dua bidang lainnya: manajemen keuangan perusahaan yang berada di bawah arahan Marco Re, serta area komersial yang merupakan tanggung jawab Giorgio Ricci.

      Sebelum melihat ke depan, mari menilik sejenak ke belakang. Dari 2010 hingga 2019, pendapatan klub meningkat dari €172 juta di musim 2010/2011 menjadi €621 juta di musim 2019/20. Pertumbuhan ini, yang telah memungkinkan klub mengeksekusi sejumlah rencana, juga memiliki dampak yang signifikan dalam membuka lapangan pekerjaan di area lokal. Hanya sedikit perusahaan di Italia yang mampu mempekerjakan orang sebanyak Juventus. Dari musim 2010/2011 ke musim 2018/2019, jumlah karyawan Juventus telah meningkat dari 85 ke 258. Jika  menghitung total tenaga kerja, termasuk atlet dan staf teknis, jumlahnya mencapai 885 orang.

      Pada 30 Juni 2010, nilai kapitalisasi pasar Juventus adalah €162 juta. Pada tanggal 30 Juni 2019, berkembang menjadi €1,47 miliar. Ini berarti selama sembilan tahun terakhir, Juventus telah mengalami peningkatan nilai sebesar lebih dari €1,2 miliar.

      Tentu saja saya harus menggarisbawahi prestasi tim di atas lapangan yang sangat membanggakan. Secara khusus saya mengucapkan terima kasih kepada dua pemain yang telah berpartisipasi penuh dalam meraih delapan Scudetto beruntun: kapten Giorgio Chiellini dan Andrea Barzagli. Dan juga kepada Max Allegri, yang memainkan peran kunci dalam perkembangan Juventus.

      Selain Scudetto, kami juga meraih empat Coppa Italia dan dua Piala Super Italia, serta menembus dua final Liga Champions dan secara konsisten mencapai perempat-final kompetisi itu. Prestasi ini menempatkan Juventus di antara tim-tim papan atas Eropa, yang tercermin oleh kenaikan posisi kami di peringkat UEFA, dari peringkat ke-43 pada 2010 hingga peringkat kelima saat ini. Ada alasan yang masuk akal di akhir musim ini bahwa Juve bisa menyusul Bayern Munich dan memanjat ke peringkat empat.

      Namun, periode ini bukannya tanpa masalah. Misalnya, pernah ada situasi lowong di tim utama selama enam bulan ketika  pelatih kami diskors karena skandal judi pada 2012. Pavel, Fabio dan saya mencari-cari solusi untuk mengatasi situasi tanpa pelatih. Itu adalah pengalaman yang memperkuat manajemen tim. Ada juga investigasi "Alto Piemonte" yang menyelidiki penyusupan geng mafia ke kelompok ultras, lalu ada komisi anti-mafia, investigasi “Last Banner" terkait dugaan pemerasan terhadap Juventus. Tentu saja, ini adalah periode sulit untuk semua orang di klub.

      Melihat kembali ke belakang, saya harus mengingatkan bahwa klub telah melakukan investasi –baik langsung maupun tidak langsung - sekitar €400 juta untuk pembangunan: €180 juta untu stadion, dan juga investasi lebih lanjut untuk markas baru, JTC, J-Medical, dan Juventus Store. Sekitar €100 juta telah diinvestasikan untuk J-Village, €90 juta untuk area komersial di sisi timur dan sekitar €16 juta untuk meningkatkan Vinovo dan daerah sekitarnya. Itu artinya, Juventus telah menginvestasikan sekitar €400 juta untuk mengembangkan aset. Saya juga ingin menekankan keberanian yang kami tunjukkan pada Januari 2017 ketika meluncurkan logo baru Juventus. Awalnya sempat skeptis, tapi sekarang klub-klub lain mengakui keberanian kami dalam meluncurkan logo baru ini yang akan membantu kami menjawab tantangan masa depan. Ketika diluncurkan, logo itu dijelaskan dengan cara yang pas: "Identitas baru menangkap inti dari estetika Juventus dan memasukkannya ke dalam sebuah logo yang ramping, ikonis, dan sederhana. Ini adalah pendekatan berani dan tanpa kompromi yang bertentangan dengan aturan tradisional industri sepakbola."

      Kami juga memperluas jangkauan ke area sepakbola wanita, yang dipimpin oleh para ahli terbaik dari sepakbola wanita Italia. Stefano Braghin telah membangun sebuah organisasi yang sangat mengesankan. Meskipun Juventus Women belum profesional, mereka sudah dikelola seperti itu. Jadi bagi saya, mereka adalah perluasan dari sektor profesional kami. Dalam dua tahun sejak pembuatan tim, Juventus Women telah memenangkan dua Scudetto beruntun dan juga satu Coppa Italia. Pelatih mereka, Rita Guarino, layak mendapatkan kredit besar. Kami berharap yang terbaik untuk mereka, yang tengah bersiap melakoni final Piala Super Italia pada Minggu besok. Mari berharap mereka bisa membawa pulang trofi.

      Perluasan di sektor profesional terus berlanjut, dengan diluncurkannya tim U-23 dan reorganisasi komprehensif pada sektor kompetitif. Federico Cherubini telah memainkan peran kunci dalam pengembangan area olahraga dan menunjukkan pengetahuan yang besar, kebijaksanaan dan komitmen dalam mengambil berbagai langkah yang sangat penting untuk pengembangan klub.

      Musim lalu, kami berhasil membawa pemain terbaik di dunia, Cristiano Ronaldo, ke klub. Saya berharap dia memenangkan Ballon d'Or tahun ini. Dia pantas mendapatkannya atas segala sesuatu yang telah dicapainya di sini.

      Kami telah menjadi klub terbesar kelima di dunia dalam hal jumlah pengikut yang kita miliki di platform digital. Kami bisa segera naik ke keempat. Kami memiliki 90 juta followers dengan rata-rata engagement bulanan mencapai 1,2 miliar interaksi. Kami telah menjadi klub terbesar keempat dalam hal jumlah penggemar di Eropa. Dan jumlah fans kami secara global mencapai lebih dari 400 juta orang.

      Juga layak disebutkan adalah pembukaan J-Hotel pada September lalu, peluncuran toko klub di Milan dan Roma pada musim lalu, dan pembukaan kantor di Hong Kong, yang akan memungkinkan kami untuk terus meningkatkan pertumbuhan di tingkat global.

      Ada prestasi penting yang layak dibanggakan. Namun itu semua telah terjadi di masa lalu, dan kita tidak dapat membangun masa depan jika hanya hidup di masa lalu. Kami harus  mengidentifikasi kesalahan yang telah terjadi untuk terus melangkah maju.

      Kami beroperasi di industri yang sangat kompleks. Dan meskipun kami memiliki kekuatan yang luar biasa, kami juga memiliki kelemahan yang harus dijadikan pelajaran untuk masa depan. Kekuatan kami tercermin oleh pertumbuhan yang terus-menerus dari sektor ini. Tahun lalu saja, industri ini telah tumbuh sebesar 5%, sementara lima liga top Eropa – yang memonopoli industri sepakbola global – mencatat pertumbuhan 16%. Pada gilirannya, lima liga top tersebut dimonopoli oleh sekelompok kecil klub, sekitar 10, 12, 15 klub, yang telah tumbuh sebesar 7%. Lebih dari 50% dari pertumbuhan klub tersebut berasal dari area komersial mereka. Dikombinasikan dengan perubahan radikal di dalam industri, kami berada dalam situasi disintermediasi. Untungnya, kami bergerak menjauh dari ketergantungan yang berlebihan pada intermediasi dalam hal pendapatan, khususnya ketergantungan pada hak siar televisi. Tahun ini, pendapatan komersial kami melebihi pendapatan dari hak siar televisi domestik.

      Ini berarti bahwa hak siar televisi domestik mencatatkan sekitar 20% pendapatan kami, sedangkan untuk klub-klub non-elite Eropa, hak siar televisi mencatatkan 40% sampai 60% dari total pendapatan mereka. Ini adalah pertanda baik untuk masa depan Juventus.

      Namun masih ada beberapa kelemahan, seperti pengelolaan segelintir klub yang mendominasi industri sepakbola global yang menimbulkan konsekuensi di atas lapangan. Contoh monopoli Bayern Munich di Jerman, monopoli Juventus di Italia - sesuatu yang kami banggakan - dan duopoli Real Madrid dan Barcelona di Spanyol. Hal ini menghasilkan ketegangan besar di berbagai liga. Ini juga menjadi bahan renungan bagaimana kompetisi masa depan dikelola dan apa yang ingin dicapai.

      Ada juga sejumlah ancaman yang perlu diwaspadai. Di Eropa, kampanye anti-pembajakan tengah berlangsung. CEO beIN Sports berkata: "Mulai sekarang, kami tidak akan lagi memperlakukan hak siar televisi sebagai hak eksklusif." Hilangnya eksklusivitas hak olahraga berarti hilangnya sebagian besar nilainya. Kita harus mengembalikan rating angka penayangan televise di Eropa. Dalam lima tahun terakhir, terjadi penurunan 40% untuk penonton usia12-34 tahun. Ini menunjukkan bahwa sepakbola, sebagai produk yang diproduksi dan didistribusikan, saat ini lebih cocok untuk penonton di atas usia 35 tahun.

      Salah satu ancaman lain adalah eSports, yang sebenarnya bisa diubah menjadi peluang. Satu statistik menonjol: Pada 2017, final League of Legends, salah satu permainan eSports terkemuka, mampu menarik 58 juta penonton. Dan jumlahnya terus bertambah. Olahraga tradisional menunjukkan tren menurun di antara kelompok usia muda, sementara bentuk hiburan baru –seperti eSports – mengalami pertumbuhan kuat. Ini harus jadi bahan evaluasi.

      Namun tidak hanya ancaman, tetapi juga peluang. Seperti yang saya katakan, fakta bahwa hak-hak siar televisi kini hanya menjadi pendapatan terbesar ketiga menunjukkan bahwa kita sedang bergerak menuju model disintermediasi. Ini berarti bahwa kami sekali lagi adalah pemilik konten kami sendiri dan cara kami berinteraksi dengan konsumen sekarang tidak membutuhkan perantara. Dalam hal ini, aktivitas digital harus digunakan secara strategis dan dapat menjadi aplikasi krusial, yang hanya bisa dicapai jika diluncurkan secara global. Oleh karena itu, sangat penting bagi kami untuk mempertahankan pendekatan global kami sambil menunggu untuk mengidentifikasi cara-cara yang diperlukan untuk memungkinkan kami membuat langkah besar ke depan dalam menghasilkan pendapatan melalui aplikasi digital.

      Sebagai bagian dari fokus kami terhadap generasi baru, kami telah memulai studi yang akan memungkinkan kami untuk mendapatkan pemahaman lebih baik dari kaum Milenial dan Generasi Z. Jika mereka lebih tertarik dengan sebuah aktivitas, kami harus mengikuti mereka. Kaum muda saat ini memiliki informasi yang sangat baik. Ketika mereka memilih suatu kegiatan sebagai fokus utama, maka mereka akan mengikutinya dengan sangat dekat. Kami juga melihat proliferasi platform OTT, yang pada gilirannya mengarah pada distribusi yang lebih luas - kami harus menjadi bagian dari itu. FIGC kemarin mengumumkan peluncuran platform di Team Vision, mengikuti jejak UEFA TV yang diluncurkan enam bulan lalu. Kami harus mampu menangkap peluang yang ditawarkan pasar dalam beberapa bulan dan tahun mendatang.

      Peluang nyata lain adalah sepakbola wanita. Satu hal positif yang besar adalah keputusan untuk menggelar pertandingan pertama Juventus Women di Allianz Stadium, yang tiketnya langsung terjual habis. Di saat bersamaan, tiket tim wanita Atletico Madrid di Wanda Metropolitano juga ludes terjual. Kesuksesan Piala Dunia Wanita 2019 semakin meningkatkan fokus kami pada sepakbola wanita. Ketika sepakbola wanita mulai menghasilkan pasar baru dan konsumen baru, ini bisa menjadi peluang yang harus siap dimanfaatkan

       

      Pada akhirnya, selain meminta Anda untuk menyetujui laporan keuangan, kami juga meminta Anda untuk meningkatkan modal yang sepenuhnya akan didedikasikan untuk mengejar peluang klub.

      Juventus harus punya visi. Dengan rencana yang kami setujui pada tahun 2014, kami berniat mengubah Juventus menjadi merek global. Menurut pendapat saya, kami telah mencapai itu: hari ini, Juventus adalah merek global. Itu harus menjadi visi kami: rencana baru kami harus memungkinkan Juventus untuk sejahtera sebagai merek global, yang diakui oleh para pemangku kepentingan, penggemar, dan generasi masa depan sebagai modern, inovatif dan ikon.

      Sedangkan misi kami harus tetap sama: olahraga sebagai titik utamanya. Selama tahun-tahun mendatang, kami harus mempertahankan dominasi olahraga di Italia dan bersaing di level tertinggi di Eropa sembari mengonsolidasikan hasil ekonomi dan keuangan kita.

      Tujuan utama dari rencana ini adalah: berpartisipasi di Liga Champions setiap tahun dan mempertahankan koefisien UEFA; menjadi salah satu dari 12 klub top di Eropa dalam hal pendapatan, yang bukan tugas mudah mengingat ada persaingan berat dari dalam dan luar negeri; memastikan upah staf bermain dan pelatih berada di antara 55% dan 60% dari pendapatan operasional; dan akhirnya membantu meningkatkan citra Serie A di pasar global.

      Mulai tahun 2019, 2020, musim ini, rapat ini, harus dipandang sebagai tahun baru nol untuk Juventus. Sudah saatnya untuk berpikir besar.

      Pada 2011 lalu, rapat ini membahas tujuan peningkatan modal untuk membantu klub untuk pulih. Proses itu jelas telah selesai. Klub ini sepenuhnya sudah dikapitalisasi, baik dalam hal aset dan dalam hal tim utama, yang merupakan dua sumber pendapatan utama dalam neraca keuangan kami.

      Tujuan dari peningkatan modal pada 2019 adalah untuk memungkinkan pengembangan klub di masa depan dalam jangka panjang, untuk meningkatkan kekayaan bersih dan investasi kami, serta memastikan bahwa semua aturan Financial Fair Play dipatuhi.

      Oleh karena itu, saya meminta Anda untuk menyetujui laporan keuangan hingga 30 Juni 2019 ini dan menyatakan kembali kepercayaan Anda pada direksi klub, sehingga bersama-sama kita dapat mencapai level yang lebih tinggi.

      Terima kasih dan Fino Alla Fine.

      Share with:
      • 1
      • 3
      • 2
      Information on the use of cookies
      This website uses cookies and, in some cases, third-party cookies for marketing purposes and to provide services in line with your preferences.
      If you want to know more about our cookie policy click here.
      By clicking OK, or closing this banner, or browsing the website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.
      OK